PERJALANAN
HIDUP “ MEI”
Oleh
: Rahmawati
Mei adalah
seorang gadis yang berasl dari keluarga yang sangat sederhana dan ia mempunyai
satu orang adik. Sejak kecil Mei selalu meraskan kepahitan dalam hidupnya
tetapi kepahitan itu tidak menjadikan mei putus asa untuk melawan kerikil tajam
yang berda dalam perjalanan hidupnya.
Pada suatu hari ada seorang cowo yang
terpikat kepadanya awal bertemunya di sebuah waduk yang sangat indah ketika itu
mei berniat untuk menemui temannya yang bernama Pandu.Pada saat itu mei bersama
sahabat terbaiknya sebut saja namanya Novi Puspitasari. Pancaran mentari
membuat suasana menjadi penas dan ditambah lagi dengan semilirnya angin yang membuat
suasana nyaman untuk terlelap. Mei duduk di bawa sebuah pohon yang sangat indah
untuk menanti kedatangan teman yang lama tidak pernah bertemu. Tiba-tiba a
pikirda suara nada dering HP yang berbunyi mei langsung mengangkatnya. “Hallo
mas aku sudah di tempat yang mas sebutkan”, tiba-tiba terlihat dari kejauhan
dua orang cowo yang berboncengan memakai jaket datang menggunakan sepeda motor.
Setelah sampai di hadapan mei kemudian pandu menjabat tangan mei “ hai sudah
lama nunggu?” tanyanya kepada mei dan sahabatnya “lumayan mas” jawb mei, kemudian dia memperkenalkan temannya,
dengan senyuman manis di wajahnya dia menyapa mei sambil menjabat tangannya “hai
mba kenalkan nama saya ardyn, nama mba siapa?” dengan pesonanya yang sangat
menawan mei merasa seperti di dunia yang sangat indah kemudian mei menjawab “nama
saya mei tepatnya mei rahmawati dan ini teman aku novi”, setalah ngbrol lama
kemudian mereka memutuskan untuk pulang, selang bebrapa hari , pada suatu malam
terdengar suatu nada pesan , kemudian mei membukanya, setelah dia buka ternyata
sms itu dari ardyn pada saat itu mei terlihat sangat bahagia dan langsung
membalasnya.
Detik
demi detik hari demi hari merka selalu melakukan kebiasaanya yaitu saling tukar
pikiran kemudian pada suatu malam terdengar suara nada pesan dan dibukanya
pesan tersebut “mei aku sayang kamu apakah aku mempunyai tempat dihatimu?”
dengan cepat mei membalasnya dan mengungkapkan perasaan yang sama terhadapnya “aku
juga sayang kamu mas, aku akan memberi hatiku untuk mu”. Kemudian mereka berdua
memutuskan untuk berpacaran. Malam yang penuh bintang menawarkan keindahan
untuk di pandang saat itu mei terlihat sangat bahagia karena menanti datangnya
kekasih untuk menemuinya terdengar ketokan pintu “ tok tok tok
tok..........assalamu’alaikum” dengan cepat mei menghampiri pintu itu “wa’alaikum
salam” setelah di buka wajah mei terliaht sangat berseri-seri
meliahat sang kekasih pujaanyya datang.”Mas sama siapa?” tanya mei , ”sama
pandu de”jawab ardyn “ oh gitu, silakan masuk mas !” perintah mei setelah
datang dan duduk mereka saling bercandaan dan pada saat itu yang mei rasakan
seperti berada di istana cintanya yang sangat indah. Setelah larut malam ardyn
dan pandu memutuskan untuk pulang dan beristirahat.
Hari
demi hari dia lalui dengan kekasih pujaannyatetapi selang bebrapa bulan
terdengar kabar bahwa kekasih pujaanya itu dekat dengan cewe lain. Pada suatu
malam ada seorang cewe yang menlfon dirinya, dia adalah cewe dari ardin. Ketiak
itu hati mei sangat hancur mendengar kata-kata cewe tersebut. Dia merasa
bagaikan kaya orang bodoh karena telah dibohonigi olehnya. Hari yang dahulunya
begitu indah menjadi hari yang sangat kelam. Pagi harinya mei menemia ardyn dia
menanyakan apakah kenyataan itu benar “mas apa kenyataan itu benar?” tanya mei
dengan mata yang berkaca-kaca “iya memang benar tetapi aku sekarang memilih
kamu de” jawabnya sambil meyakinkan mei” , “ mas kok bisa setegah ini sama aku
apa salahku?” jawabnya sambil mengeluarkan air mata, “aku memang salah de tapi
aku jujur hati ku hanya untuk mu” ardyn
selalu meyakinkan mei untuk percaya padanya tetapi mei sudah merasa sangat sakit
hati kemudian mei mamutuskan untuk mengakhiri perjalanan cintanya dengan
tetesan air matany mei berkata “mas maaf saya sudah tidak sanggup lagi
menjalani hubungan ini dengan mu mas”, sambil menjabat tangannya dan langsung
berbalik badan mengambil motornya dan segera untuk pergi, tetapi pada saat itu
ardyn menangis dan langsung mengejarnya dan berkata “ demi Alloh de mas hanya
ingin kamu bukan yang lain mas minta maaf” tetapi mei sudah terlanjur pergi, setelah
selang bebarapa menit terdengar suara keras seperti terjadinya suatu kecelakaan
dan ardyn langsung bergegas menghampiri tempat itu, dia terkejut setelah melihat
kekasih idamannya terurai lemas dan berlumuran darah kemudian ardyn langsung
berteriak minta bantuan tetapi terlambat mei sudah menghembuskan nafas
terakhirnya sambil berkata “ aku sayang kamu mas” dan ardyn menangis sangat
keras dan sangat menyesal “mei bangun mas sayang sama mei jangan tingggalin mas”
tetapi waktu mei telah tiba ardyn tidak bisa berbuat apa-apa yang ada hanyalah
kenangan mereka berdua, yang sangat indah, hari-hari yang dahulunya bertaburan
bintang-bintang kini menjadi kelam. Mei telah menghembuskan nafas terakhirnya
seperti senja yang telah menutup mata.















Tidak ada komentar:
Posting Komentar