Sabtu, 12 Januari 2013

Cerpen


PERJALANAN HIDUP  “ MEI”

Oleh : Rahmawati



Mei adalah seorang gadis yang berasl dari keluarga yang sangat sederhana dan ia mempunyai satu orang adik. Sejak kecil Mei selalu meraskan kepahitan dalam hidupnya tetapi kepahitan itu tidak menjadikan mei putus asa untuk melawan kerikil tajam yang berda dalam perjalanan hidupnya.
Pada suatu hari ada seorang cowo yang terpikat kepadanya awal bertemunya di sebuah waduk yang sangat indah ketika itu mei berniat untuk menemui temannya yang bernama Pandu.Pada saat itu mei bersama sahabat terbaiknya sebut saja namanya Novi Puspitasari. Pancaran mentari membuat suasana menjadi penas dan ditambah lagi dengan semilirnya angin yang membuat suasana nyaman untuk terlelap. Mei duduk di bawa sebuah pohon yang sangat indah untuk menanti kedatangan teman yang lama tidak pernah bertemu. Tiba-tiba a pikirda suara nada dering HP yang berbunyi mei langsung mengangkatnya. “Hallo mas aku sudah di tempat yang mas sebutkan”, tiba-tiba terlihat dari kejauhan dua orang cowo yang berboncengan memakai jaket datang menggunakan sepeda motor. Setelah sampai di hadapan mei kemudian pandu menjabat tangan mei “ hai sudah lama nunggu?” tanyanya kepada mei dan sahabatnya “lumayan mas”  jawb mei, kemudian dia memperkenalkan temannya, dengan senyuman manis di wajahnya dia menyapa mei sambil menjabat tangannya “hai mba kenalkan nama saya ardyn, nama mba siapa?” dengan pesonanya yang sangat menawan mei merasa seperti di dunia yang sangat indah kemudian mei menjawab “nama saya mei tepatnya mei rahmawati dan ini teman aku novi”, setalah ngbrol lama kemudian mereka memutuskan untuk pulang, selang bebrapa hari , pada suatu malam terdengar suatu nada pesan , kemudian mei membukanya, setelah dia buka ternyata sms itu dari ardyn pada saat itu mei terlihat sangat bahagia dan langsung membalasnya.
Detik demi detik hari demi hari merka selalu melakukan kebiasaanya yaitu saling tukar pikiran kemudian pada suatu malam terdengar suara nada pesan dan dibukanya pesan tersebut “mei aku sayang kamu apakah aku mempunyai tempat dihatimu?” dengan cepat mei membalasnya dan mengungkapkan perasaan yang sama terhadapnya “aku juga sayang kamu mas, aku akan memberi hatiku untuk mu”. Kemudian mereka berdua memutuskan untuk berpacaran. Malam yang penuh bintang menawarkan keindahan untuk di pandang saat itu mei terlihat sangat bahagia karena menanti datangnya kekasih untuk menemuinya terdengar ketokan pintu “ tok tok tok tok..........assalamu’alaikum” dengan cepat mei menghampiri pintu itu “wa’alaikum salam” setelah di buka wajah mei terliaht  sangat  berseri-seri meliahat sang kekasih pujaanyya datang.”Mas sama siapa?” tanya mei , ”sama pandu de”jawab ardyn “ oh gitu, silakan masuk mas !” perintah mei setelah datang dan duduk mereka saling bercandaan dan pada saat itu yang mei rasakan seperti berada di istana cintanya yang sangat indah. Setelah larut malam ardyn dan pandu memutuskan untuk pulang dan beristirahat.
Hari demi hari dia lalui dengan kekasih pujaannyatetapi selang bebrapa bulan terdengar kabar bahwa kekasih pujaanya itu dekat dengan cewe lain. Pada suatu malam ada seorang cewe yang menlfon dirinya, dia adalah cewe dari ardin. Ketiak itu hati mei sangat hancur mendengar kata-kata cewe tersebut. Dia merasa bagaikan kaya orang bodoh karena telah dibohonigi olehnya. Hari yang dahulunya begitu indah menjadi hari yang sangat kelam. Pagi harinya mei menemia ardyn dia menanyakan apakah kenyataan itu benar “mas apa kenyataan itu benar?” tanya mei dengan mata yang berkaca-kaca “iya memang benar tetapi aku sekarang memilih kamu de” jawabnya sambil meyakinkan mei” , “ mas kok bisa setegah ini sama aku apa salahku?” jawabnya sambil mengeluarkan air mata, “aku memang salah de tapi aku jujur hati ku hanya untuk mu”  ardyn selalu meyakinkan mei untuk percaya padanya tetapi mei sudah merasa sangat sakit hati kemudian mei mamutuskan untuk mengakhiri perjalanan cintanya dengan tetesan air matany mei berkata “mas maaf saya sudah tidak sanggup lagi menjalani hubungan ini dengan mu mas”, sambil menjabat tangannya dan langsung berbalik badan mengambil motornya dan segera untuk pergi, tetapi pada saat itu ardyn menangis dan langsung mengejarnya dan berkata “ demi Alloh de mas hanya ingin kamu bukan yang lain mas minta maaf” tetapi mei sudah terlanjur pergi, setelah selang bebarapa menit terdengar suara keras seperti terjadinya suatu kecelakaan dan ardyn langsung bergegas menghampiri tempat itu, dia terkejut setelah melihat kekasih idamannya terurai lemas dan berlumuran darah kemudian ardyn langsung berteriak minta bantuan tetapi terlambat mei sudah menghembuskan nafas terakhirnya sambil berkata “ aku sayang kamu mas” dan ardyn menangis sangat keras dan sangat menyesal “mei bangun mas sayang sama mei jangan tingggalin mas” tetapi waktu mei telah tiba ardyn tidak bisa berbuat apa-apa yang ada hanyalah kenangan mereka berdua, yang sangat indah, hari-hari yang dahulunya bertaburan bintang-bintang kini menjadi kelam. Mei telah menghembuskan nafas terakhirnya seperti senja yang telah menutup mata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar